lift adalah

Lift Adalah: Fungsi, Jenis & Cara Kerja

BLOG

Lift adalah alat transportasi vertikal yang digunakan untuk memindahkan orang atau barang dari satu lantai ke lantai lainnya. Peralatan ini bergerak melalui jalur khusus dengan bantuan sistem penggerak, pengendali, sensor, dan berbagai perangkat keselamatan.

Saat ini, lift dapat ditemukan di rumah bertingkat, apartemen, hotel, rumah sakit, pusat perbelanjaan, gedung perkantoran, hingga bangunan industri. Keberadaannya tidak hanya mempersingkat waktu perjalanan antar lantai, tetapi juga membantu lansia, pengguna kursi roda, pasien, dan orang dengan keterbatasan mobilitas.

Agar dapat memilih lift yang tepat, pemilik bangunan perlu memahami pengertian, fungsi, jenis, komponen, cara kerja, dan aspek keselamatannya.

Apa Itu Lift?

Lift atau elevator merupakan sarana angkut yang bergerak secara vertikal untuk menghubungkan beberapa lantai dalam sebuah bangunan. Istilah lift lebih banyak digunakan dalam bahasa Inggris Britania, sedangkan elevator lazim digunakan dalam bahasa Inggris Amerika. Walaupun istilahnya berbeda, keduanya merujuk pada peralatan dengan fungsi yang sama.

Lift membawa pengguna di dalam kabin atau pada sebuah platform. Pergerakannya mengikuti perintah yang diberikan melalui panel kontrol. Sistem kemudian menentukan arah gerak, posisi lantai tujuan, kondisi pintu, dan kapasitas angkut sebelum lift mulai berjalan.

Lift berbeda dari eskalator. Lift bergerak di dalam jalur vertikal dengan kabin atau platform, sedangkan eskalator menggunakan anak tangga bergerak yang mengangkut pengguna secara terus-menerus pada jalur miring.

Apa Fungsi Lift?

Fungsi utama lift adalah memindahkan manusia atau barang antarlantai dengan lebih cepat, nyaman, dan aman. Pada apartemen, hotel, kantor, dan pusat perbelanjaan, lift membantu mengatur mobilitas pengguna dalam jumlah besar.

Pada rumah sakit, lift dapat dirancang dengan ukuran kabin yang lebih luas agar mampu membawa tempat tidur pasien, kursi roda, petugas medis, dan peralatan kesehatan. Sementara itu, lift barang digunakan untuk memindahkan produk, bahan baku, perlengkapan, atau logistik di gudang, restoran, hotel, dan fasilitas industri.

Untuk rumah tinggal, home lift membantu penghuni berpindah lantai tanpa harus menggunakan tangga. Fasilitas ini bermanfaat bagi keluarga yang memiliki lansia, anak kecil, pengguna kursi roda, atau anggota keluarga dengan keterbatasan gerak.

Lift juga mendukung aksesibilitas bangunan. Karena itu, ukuran kabin, kapasitas, bukaan pintu, jumlah pemberhentian, dan sistem pengoperasiannya perlu disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.

Bagaimana Cara Kerja Lift?

Cara kerja lift bergantung pada sistem penggerak yang digunakan. Secara umum, sistem lift dapat dibedakan menjadi lift traksi, lift hidrolik, dan platform lift dengan mekanisme screw-drive.

Lift Traksi

Lift traksi menggunakan motor yang menggerakkan pulley atau katrol. Pulley tersebut terhubung dengan tali baja atau belt yang menggerakkan kabin ke atas dan ke bawah.

Pada banyak sistem traksi, kabin dihubungkan dengan counterweight atau beban penyeimbang. Komponen tersebut membantu mengurangi beban kerja motor dan membuat pergerakan lift lebih efisien. Lift traksi banyak digunakan pada bangunan dengan jumlah lantai dan tingkat penggunaan yang cukup tinggi.

Lift Hidrolik

Lift hidrolik memanfaatkan tekanan fluida untuk menggerakkan piston yang mengangkat kabin. Sistem ini biasanya diterapkan pada bangunan dengan jarak perjalanan vertikal yang tidak terlalu tinggi.

Platform Lift

Platform lift membawa pengguna di atas platform tanpa menggunakan kabin tertutup seperti lift penumpang konvensional. Beberapa platform lift menggunakan sistem screw-drive yang menggerakkan platform melalui poros ulir.

Ketika pengguna menekan tombol lantai tujuan, controller menerima perintah dan mengaktifkan sistem penggerak. Sensor akan membaca posisi lift, kondisi pintu, kecepatan, dan titik pemberhentian. Setelah mencapai lantai tujuan, sistem leveling menyelaraskan posisi platform atau kabin dengan lantai bangunan sebelum pintu dapat dibuka.

Komponen Utama Lift dan Fungsinya

Sebuah lift terdiri atas sejumlah komponen yang bekerja sebagai satu sistem. Berikut beberapa komponen utamanya.

Kabin atau Platform

Kabin merupakan ruang yang digunakan untuk membawa penumpang atau barang. Pada platform lift, pengguna berdiri langsung pada platform yang bergerak antarlantai.

Hoistway atau Shaft

Hoistway merupakan jalur vertikal tempat kabin atau platform bergerak. Ukuran shaft perlu disesuaikan dengan jenis dan dimensi lift.

Motor Penggerak

Motor menghasilkan tenaga untuk menggerakkan kabin. Jenis dan kapasitas motor disesuaikan dengan sistem penggerak, kapasitas angkut, serta tinggi perjalanan lift.

Controller

Controller berfungsi sebagai pusat pengendalian. Komponen ini menerima perintah pengguna, mengatur arah, membaca posisi, mengendalikan kecepatan, dan menentukan waktu pembukaan pintu.

Guide Rail

Guide rail menjaga kabin tetap bergerak pada jalurnya. Komponen ini membantu mempertahankan kestabilan selama lift berjalan.

Sensor dan Sistem Pintu

Sensor mendeteksi posisi lift, keberadaan penghalang pada pintu, dan berbagai kondisi operasional. Door interlock membantu memastikan pintu hanya dapat terbuka ketika lift berada pada posisi yang tepat.

Lift juga dapat dilengkapi rem keselamatan, alarm, interkom, pembatas beban, perangkat penurun darurat, dan buffer pada bagian bawah shaft. Perangkat seperti rem, guide rail, buffer, dan overspeed governor menjadi bagian dari sistem keselamatan lift.

Jenis-Jenis Lift Berdasarkan Penggunaannya

Lift Penumpang

Lift penumpang digunakan untuk membawa orang. Jenis ini banyak ditemukan di hotel, apartemen, mal, kantor, dan gedung pelayanan publik.

Lift Barang

Lift barang dirancang untuk membawa material atau produk. Konstruksi dan ukurannya disesuaikan dengan berat serta dimensi barang yang akan diangkut. Tidak semua lift barang boleh digunakan untuk membawa penumpang.

Lift Rumah Sakit

Lift rumah sakit mempunyai kabin yang lebih panjang atau luas agar dapat membawa tempat tidur pasien, petugas medis, dan peralatan kesehatan.

Home Lift

Home lift digunakan pada rumah tinggal bertingkat. Selain membantu mobilitas penghuni, desainnya dapat diselaraskan dengan arsitektur dan interior rumah.

Dumbwaiter

Dumbwaiter merupakan lift berukuran kecil yang digunakan untuk membawa makanan, dokumen, obat, atau barang ringan. Pengguna tidak diperbolehkan masuk ke dalamnya.

Car Lift

Car lift digunakan untuk memindahkan kendaraan menuju area parkir atau penyimpanan pada lantai tertentu. Jenis ini berbeda dari alat pengangkat kendaraan yang digunakan di bengkel.

Platform Lift

Platform lift dapat digunakan pada rumah maupun ruang publik. Aritco merupakan produsen asal Swedia yang menyediakan platform lift untuk hunian, bangunan komersial, dan fasilitas publik. Produk-produknya dapat digunakan pada bangunan baru maupun bangunan yang sudah berdiri.

Fitur Keselamatan yang Perlu Diperhatikan

Keamanan lift tidak hanya ditentukan oleh merek atau jenis penggeraknya. Keselamatan dipengaruhi oleh kualitas produk, ketepatan pemasangan, pemeriksaan, perawatan, dan perilaku pengguna.

Beberapa fitur keselamatan yang perlu diperhatikan meliputi:

  1. Sensor penghalang pada pintu.
  2. Door interlock.
  3. Rem keselamatan.
  4. Alarm dan sistem komunikasi darurat.
  5. Sistem pembatas beban.
  6. Perangkat penurun atau penyelamatan darurat.
  7. Sensor posisi dan kecepatan.
  8. Tombol penghentian darurat pada jenis lift tertentu.

Di Indonesia, Keselamatan dan Kesehatan Kerja elevator dan eskalator diatur melalui Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2017 yang hingga kini berstatus berlaku.

Badan Standardisasi Nasional juga mencantumkan SNI EN 81-20:2020 sebagai standar yang berlaku mengenai persyaratan keselamatan konstruksi dan pemasangan lift penumpang dan barang.

Pengguna tetap perlu memperhatikan kapasitas maksimum, tidak menahan pintu dengan tangan, tidak melompat di dalam lift, dan tidak membuka pintu secara paksa. Apabila lift berhenti, gunakan alarm atau perangkat komunikasi darurat dan tunggu bantuan petugas.

Pertimbangan Sebelum Memilih Lift

Pemilihan lift perlu dimulai dari fungsi bangunan, jumlah lantai, kapasitas angkut, ukuran ruang, intensitas penggunaan, dan karakteristik pengguna.

Periksa pula ketersediaan area shaft, pit, headroom, sumber daya listrik, posisi pintu, dan kondisi struktur bangunan. Pada rumah tinggal, desain lift sebaiknya direncanakan bersama tata ruang agar tampil menyatu dengan interior.

Layanan purna jual juga perlu menjadi perhatian. Lift merupakan peralatan jangka panjang yang membutuhkan pemeriksaan, maintenance, dukungan teknis, dan ketersediaan spare part sesuai spesifikasi.

Skelevator merupakan Platinum Certified Partner Aritco yang pertama dan satu-satunya di Indonesia. Skelevator tidak sekadar menjual lift platform, tetapi juga menawarkan layanan full one stop service berupa konsultasi gratis dalam pemilihan lift.

Layanan Skelevator mencakup desain untuk memastikan lift sesuai dengan interior dan selera pemilik rumah, pemasangan oleh tim profesional, maintenance, serta penyediaan spare part orisinil untuk lift Aritco. Informasi mengenai status kemitraan dan layanan tersebut tercantum pada profil Skelevator. Aritco juga mencantumkan PT Sumber Kreatifa Elevatoria atau Skelevator sebagai mitranya di Indonesia.

Berapa Harga Lift Aritco?

Harga lift Aritco dapat berbeda untuk setiap proyek. Penentuannya dipengaruhi oleh tipe lift, ukuran platform, jumlah lantai, tinggi perjalanan, jumlah pemberhentian, konfigurasi pintu, material, desain, lokasi pemasangan, dan kondisi bangunan.

Oleh karena itu, harga lift sebaiknya ditentukan setelah tim teknis memahami kebutuhan rumah dan melakukan pemeriksaan terhadap ruang yang tersedia.

Untuk mendapatkan informasi mengenai harga lift Aritco, Anda dapat langsung menghubungi tim sales Skelevator melalui WhatsApp. Tim Skelevator siap memberikan informasi lebih lanjut mengenai harga, pilihan tipe, desain, dan pemasangan yang sesuai dengan kebutuhan rumah Anda.

Lift adalah alat transportasi vertikal yang digunakan untuk memindahkan orang atau barang antarlantai. Berdasarkan penggunaannya, lift tersedia dalam bentuk lift penumpang, lift barang, lift rumah sakit, home lift, dumbwaiter, car lift, dan platform lift.

Pemilihan lift perlu mempertimbangkan fungsi bangunan, kapasitas, jumlah lantai, kondisi ruang, sistem penggerak, kebutuhan pengguna, fitur keselamatan, serta dukungan purna jual. Untuk rumah tinggal, platform lift dapat menjadi pilihan yang mendukung mobilitas sekaligus menyatu dengan desain interior.

Perencanaan bersama penyedia yang berpengalaman membantu memastikan lift dipilih, didesain, dipasang, dan dirawat sesuai dengan kebutuhan rumah serta penggunanya.

ARTIKEL LAINNYA